JDIH Bagian Hukum | Pemerintah Kabupaten Anugerah Penghargaan atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian
17555
post-template-default,single,single-post,postid-17555,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-theme-ver-11.2,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2.1,vc_responsive

Pemerintah Kabupaten Anugerah Penghargaan atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Pemerintah Kabupaten Anugerah Penghargaan atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia atas raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Senin (14/11) di Hotel Bumi Surabaya.
 
Capaian opini WTP 6 kali berturut-turut tersebut ialah reputasi good governance yang dilakukan oleh Pemkab Lamongan saat melakukan pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan bersamaan dengan menghadapi perubahan situasi.
 
“Perolehan opini WTP 6 kali berturut-turut ialah refleksi dari Pemkab Lamongan yang telah berhasil dalam penyusunan dan penyajian keuangan setiap tahunnya. Itu yang mendasari kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
 
Dengan capaian yang diterimanya, Pak Yes menegaskan bahwa praktik keuangan dalam Pemerintahan yang sehat dapat dilihat dari meningkatnya indeks kesehatan dan indeks perekonomian pada daerah.
 
“Capaian yang diharapkan dari perolehan opini WTP ini ialah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Maka dari itu pengelolaannya harus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik bagi masyarakat,” tegas Pak Yes.
 
Sama halnya dengan Pak Yes, Khofifah juga menuturkan bahwa Pemerintah harus segera melakukan mitigasi untuk kebutuhan daerah masing-masing. Kebutuhan yang dimaksudkan ialah kebutuhan ekonomi yang dapat tumbuh dengan inklusif.
 
“Opini WTP yang kita peroleh harus ditunjukkan pula pada pencapaian kebutuhan daerah kita masing-masing, baik kebutuhan ekonomi, kesehatan, maupun lainnya,” tuturnya.
No Comments

Post A Comment